Posted in Personal

Kotretan

“Kotretan itu apa sih, Kak?” Tanya seorang adik kecil yang belum sekolah pada suatu ketika. Sang kakak agak bingung bagaimana menjelaskan arti kotretan. Yang teringat adalah masa sekolah dasar dulu ketika ulangan matematika di kelas.

“Pokoknya yah, Dik, kotretan itu kertas buat corat-coret!” kata si kakak sambil memberi isyarat pada sang adik untuk tidak bertanya lebih lanjut.

Kotretan itu kertas buram. Kertas buram itu apa? Kertas buram adalah kertas biasa seukuran HVS namun lebih tipis. Dan warnanya agak kuning kecoklatan. Ya, saya mengenal kertas buram ketika duduk di bangku sekolah menengah atas (sekarang namanya SMU!).

Zaman saya SD, saya ga kenal itu yang namanya kertas buram. Yang saya tahu kalau mau menghitung ketika ulangan matematika, saya merobek bagian tengah halaman buku tulis saya untuk kertas untuk corat-coret dan melakukan perhitungan-perhitungan. Terkadang, kalau buku tulis sudah tipis, saya menodong teman sebangku saya. Teramat jarang saya menghitung di lembar jawaban. Ini disebabkan guru saya sering marah melihat kertas lembar jawaban yang banyak coretan dan tip-ex, sehingga sering membuat pusing yang memeriksa jawaban.

Jadi, kotretan itu hanyalah kertas untuk corat-coret. Sama seperti blog saya ini.. tempat saya mencoretkan sesuatu yang tidak penting dan sering ngawur. Malah dari corat-coret seperti ini saya mengharapkan ada ide-ide yang muncul. Gak penting kan postingannya?

Penulis:

Mobile Streetphotography enthusiast.

2 thoughts on “Kotretan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s